Categories
Infeksi Saluran Kemih

Tips Agar ISK Sembuh Total

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan penyakit infeksi yang terjadi pada sistem saluran kemih, mulai dari ginjal, ureter (saluran yang membawa urine dari ginjal ke kandung kemih), kandung kemih, hingga uretra atau saluran kemih.

Jika masih ringan, umumnya ISK dapat sembuh dengan sendirinya atau dengan cara alami, yaitu minum banyak air putih agar buang air kecil (BAK) menjadi semakin sering, sehingga bakteri dapat keluar bersama urine.

Namun pada gejala ISK yang berat, yaitu yang disertai demam, nanah atau darah pada urine, kesulitan mengontrol BAK, sering mengompol, atau nyeri berat pada pinggang atau punggung, antibiotik untuk ISK diperlukan dalam pengobatan.

Baca Juga: Penyebab dan Faktor Risiko Infeksi Saluran Kemih

Obat-obatan antibiotik untuk ISK sebaiknya diperoleh dan digunakan sesuai resep dokter. Pemakaian antibiotik untuk ISK tanpa pengawasan dokter bisa mengakibatkan Anda mengonsumsi jenis dan dosis antibiotik yang salah. Hal ini berisiko membuat ISK tidak sembuh atau bahkan membuat bakteri penyebab infeksi menjadi kebal terhadap antibiotik.

Konsumsi Antibiotik untuk ISK Harus Sampai Habis

Walaupun merasa sudah lebih baik setelah menjalani pengobatan dengan antibiotik, Anda tetap harus menghabiskan antibiotik yang diresepkan dokter. Pasalnya, jika penggunaan antibiotik dihentikan terlalu cepat, bakteri di saluran kemih bisa kembali tumbuh karena belum semuanya terbasmi. Jika hal tersebut terjadi, gejala ISK akan muncul kembali dan justru semakin sulit untuk diobati.

Jadi, jangan sembarangan membeli sendiri antibiotik untuk ISK dan menghentikan penggunaannya tanpa sepengetahuan dokter. Berkonsultasilah dulu dengan dokter bila Anda mengalami gejala infeksi saluran kemih, guna mendapatkan pengobatan yang sesuai. Begitu juga bila ISK sering kambuh atau tidak membaik dengan antibiotik.

Praktekkan Kebiasaan Sehat Ini

Selain dapat membantu mencegah ISK berulang, menerapkan beberapa kebiasaan menjaga kebersihan dapat membantu mempercepat proses pengobatan ISK yang sedang Anda jalankan.

  • Bagi wanita setelah buang air besar atau kecil, bersihkan organ intim dari arah depan (lubang kemih) ke arah belakang (lubang anus)
  • Jangan menggunakan pembersih organ intim yang penggunaannya dimasukkan ke dalam vagina karena bisa menyebabkan iritasi.
  • Cuci tangan sebelum dan sesudah memegang organ intim
  • Jangan menunda buang air kecil
  • Diusahakan untuk buang air kecil setiap kali berhubungan intim, dan bersihkan organ intim usai melakukan hubungan seksual (Jangan berganti-ganti pasangan)
  • Jaga daerah kemaluan tetap kering dan bersih dengan mengenakan pakaian dari bahan katun. Hindari celana jeans ketat atau busana berbahan nilon, karena dapat membuat kulit menjadi lembap dan menimbulkan bakteri.
  • Pertimbangkan untuk tidak memilih diafragma, krim spermisida, atau kondom yang tidak berpelumas sebagai alat kontrasepsi, karena bahan-bahan tersebut dapat memicu pertumbuhan bakteri. Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan alat kontrasepsi lain yang cocok dengan Anda.
  • Konsumsi makanan bergizi secara teratur